Searching...
Minggu, 11 Desember 2011

Kenapa Saat I'tidal Mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah” Sedangkan Saat Takbir Mengucapkan "Allahu Akbar"?

Kenapa Saat I'tidal Mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah” Sedangkan Saat Takbir Mengucapkan "Allahu Akbar"
Kenapa iya dalam sholat itu ketika i'tidal kita mengucapkan, "Sami’allahu Liman Hamidah" sedangkan ketika takbir mengucapkan, "Allahu Akbar" seperti pada gerakan lain biasanya? Pertanyaan ini pertama kali saya dengar ketika saya masih di SMP. Ketika SMA sekarang pun saya juga sering mendengarkan pertanyaan tersebut. Terutama dari kawan-kawan sekelas saya. Seingat saya, ada ada tiga jawabannya. Well, Mari kita bahas.

Jawaban pertama, yaitu jawaban umum yang karena sering ditemukan baik dalam artikel maupun dari perkataan para guru. Nabi bersabda, “Sholatlah kalian sebagaimana kalian melihatku shalat.” 'kan para sahabat itu meniru Rasulullah ketika beliau sedang jadi imam. Jadi, maksud perkataan Beliau, Sebagaimana kalian melihatku shalat iya sebagaimana para sahabat melihat Nabi ketika shalat dan mengimami para sahabat. Dan karena yang bisa dilihat oleh para sahabat adalah shalatnya Nabi ketika menjadi imam, berarti memang seperti itulah tata cara sholat.


Jawaban yang kedua, berdasarkan kejadian faktanya di awal. Begini ceritanya. Pada suatu shubuh, Ali ra. sedang berjalan menuju Mesjid. Dia hendak mengerjakan sholat jama’ah shubuh bersama Rasulullah. Memang Ali ini tidak pernah absen mengerjakan sholat shubuh berjamaah bersama Rasulullah.

Namun, dalam perjalanan menuju Mesjid, Ali bertemu dengan seorang lelaki tua yang berjalan di depannya. Karena rasa takdimnya, beliau tidak mau mendahului berjalan di depan orang tua tersebut. Sementara itu Rasulullah yang sedang mengerjakan sholat shubuh berjama’ah di Mesjid sudah sampai di rakaat yang kedua.

Ketika Beliau ruku', tiba-tiba pundak beliau ditahan oleh malaikat Jibril dengan tangan kanannya. Sehingga beliau tidak bisa berdiri bangun dari ruku’. Sementara tangan kiri malaikat menahan terbitnya matahari. 

Kemudian, dalam keadaan inilah Malaikat Jibril memuja dan memuji Allah Swt. Kemudian memberitahukan pada Rasulullah tentang peristiwa ini adalah atas perintah Allah Swt. Malaikat Jibril diperintahkan untuk melakukan ini karena menunggu Ali yang masih dalam perjalanan ke Mesjid. Psst, padahal kakek tua itu orang kafir loh.

Setelah sampai di Mesjid, Ali segera bergabung dengan jama’ah dan melaksanakan sholat shubuh berjamaah. Masbuq sih. Nah, karena peristiwa tadi, jadinya ketika Rasulillah bangkit dari ruku’nya Beliau mengucapkan lafadz, "Sami’ Allahuliman hamidah". Begitulah ceritanya.

Jawaban yang ketiga adalah jawaban dari saya pribadi. Ini hanya asumsi. Hanya opini. Sama sekali tidak ada keharusan untuk membenarkan jawab saya. Begini dia:
  • “Sami’allahu liman hamidah” itu artinya adalah “Allah sungguh mendengar para pemuji-Nya”. 
  • Lalu setelah I'tidal, kita mengucapkan, “Rabbanaa lakal hamdumil ‘us samaawaati wa mil ul ardhi wa mil ‘u maa syi’ta min syai’in ba’du” yang artinya adalah “Ya Allah Tuhan kami. Bagi-Mu segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh barang yang Kau kehendaki sesudah itu.” 
  • Kemudian kita sujud dan membaca “Subhana rabbiyal a’la wa bihamdih” yang artinya adalah “Maha Suci Rabb-ku Yang Maha Luhur dan dengan puji-Nya”
  • Seperti yang kita ketahui, do’a ketika sujud adalah waktu terbaik untuk berdo’a. Dikatakan dalam sebuah hadits, “Yang paling dekat antara seorang hamba dengan Rabbnya adalah ketika ia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.” (HR. Muslim no. 482, dari Abu Hurairah)
Jadi, berdasarkan 4 clue di atas, sebenarnya saya membuat jawaban dugaan bahwa ucapan i'tidal itu adalah alasan kenapa ketika kita sujud itu harus memperbanyak do'a. Begini:
  • I'tidal itu sebagai keterangan bahwa Allah itu sungguh mendengar siapa yang memujiNya. 
  • Jadi setelah kita mengetahui keterangan tersebut, langsunglah kita memuji Allah.
  • Kemudian, kita sujud dan memujiNya lagi.
  • Karena kita sudah memujinya, pastilah Dia 'menoleh' ke kita.
  • Ketika Dia 'menoleh' ke kita, datanglah kesempatan ke kita untuk berdo'a banyak-banyak.




gabung dengan hizbut tahrir
 
Ke Atas!